Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

My Journey in HUMBAHAS Sumatera Utara, Tanah Batak

Journey
@iaputrii_
Assalamualaikum Kerabat Ketela yang hobby travelling
kali ini aku mau bagi kisah tentang tentang perjalanan aku yang menurut aku menarik nih untuk dibahas. Ini adalah perjalanan pada tahun 2017. Seperti biasa, sebelum perjalanan kami selalu berdoa bersama di sebuah masjid yang berada tepat di jl. Jamin Ginting Medan (Masjid Al Huda)
Sekalian aku memperkenalkan kepada kalian, tempat yang berada di daerah Sumatera Utara. Dan, bagaimana sih masyarakat nya? 
tapi, ada beberapa tempat yang memang aku belum hafal dengan lokasi nya. dan, aku juga lupa mengelist, ini sih kesalahan fatal aku sepertinya. Hehe
Keindahan alam di pulau Samosir memang tidak tertandingi. Bahkan warga sekitar pun juga sangat ramah dan baik. Hal ini berlaku ketika aku bersama rekan ku kesasar di daerah Kabupaten Humbang Hasundutan atau yang sering disingkat dengan Humbahas dan daerah Kabupaten Samosir.
@iaputrii_
Warga sekitar Humbahas sering dikenal sangat ramah sekali, meski berbeda agama dan suku. Tapi mereka tidak memandang hal itu, dari mereka banyak yang khawatir disaat kami tersesat dijalan. Jelas sih kalau ini, menyusuri hutan tengah malam hingga disambut pagi, orang tua mana kan yang tidak khawatir.
Katanya "untung lah kalian tidak dimakan harimau" berucap dengan logat batak sambil mengucap rasa syukur tetapi dengan hati yang penuh rasa khawatir dan takut.
Untuk sementara kami singgah istirahat sebentar saja, dan meluruskan kaki yang sudah pegal karna menempuh jalan yang curam. Ada beberapa warga pula yang menunjukkan kami arah jalan untuk pulang, bener - bener baik nya mereka, kita sampai dikasih dua arah jalan pulang. Bukan cuma itu saja, jelas tidak lupa. Kita juga dikasih makan, sesisir pisang yang di beri warga sekitar untuk sedikit mengganjal isi perut kami.
Bagaimana? Setelah membaca cerita diatas, warga nya baik - baik kan?

Perjalanan masih panjang? Iya bener, masih panjang banget. Tau gak? Kita itu aslinya mau ke Bukit Holbung, tapi kita malah kesasar di Desa Holbung. Jadi, bukit dan desa nya bener - bener beda tempat. Kita kesasar jauh. Pergi dari jam 4 sore, sampai di Kabupaten Humbahas sekitar pukul 7 pagi. Entah berapa jam memang, menaiki motor. Jelas sangat melelahkan.

Tapi, meskipun begitu, lelah kami sedikit terbayarkan. Di Daerah Humbahas, tepatnya di desa Marbun Toruan (wikipedia), Kabupaten Humbang Hasundutan  atau daerah Bakkara/Baktiraja ada satu tempat salah satu peninggalan sejarah juga, namanya Air Terjun Janji. Dengan Keindahan Air terjun ini membuat lelah kami sangat terbayarkan, dimana letak nya yang hampir di pinggir danau, dengan view yang sangat tepat ketika melihatnya benar - benar damai dan menyejukkan. Air yang jatuh betul sangat segar, yang tadinya mata lesu, ngantuk, cape, menggugah jiwa jadi semangat lagi.
@iaputrii_
@iaputrii_
Cukup disini dulu ya, perjalanan ini memang harus diabadikan, bukan hanya sekedar lewat foto - foto dokumentasi saja. Tapi tulisan juga perlu, bisa jadi tulisan ini hadir di ingatan beberapa tahun kedepan untuk mengenang memorian semasa perkuliahan yang hobinya jalan - jalan.
Humbahas, salah satu tempat yang paling tidak mungkin kami kunjungi, ternyata malah diberi kesempatan bisa main kesini. Terima Kasih warga Humbahas yang tulus, ramah, dan persaudaraan yang begitu kuat. semoga dilain waktu bisa main kesini lagi, jelajahi wisata dari satu tempat ke tempat lainnya lagi.

@iaputrii_
@iaputrii_
@iaputrii_
@iaputrii_
@iaputrii_
@iaputrii_
@iaputrii_
The next story travels to Samosir....

Post a Comment for "My Journey in HUMBAHAS Sumatera Utara, Tanah Batak"