The Power Of Shalawat Nariyyah

Shalawat Nariyyah
Shalawat Nariyyah

Haii kerabat ketela, sepertinya tulisan ini akan berisi sebuah cerita dari pengalaman saya sendiri mengenai shalawat, keajaiban Tuhan dan restunya Orang Tua.

Sebelumnya, aku sering mendengarkan shalawat - shalawat dari postingan video ilham nurkarim, mendengar suaranya yang teduh banget bahkan sampai setiap mendengar suaranya, dari situ aku mencari tahu shalawat apa yang iya baca.

Dari postingan ia mengenai shalawat, mengaji dan lainnya, membuat aku semakin tertarik mendengarkan shalawat lainnya bahkan sampai menghafalnya.

Aku menekuni shalawat itu sampai hafal banget. Dan, aku nularin ke adik aku untuk mendengarkan. Disetiap aku membaca shalawat nariyyah, adik aku jadi ikutan membaca shalawat tersebut.

Singkat cerita, ibuku pernah menunjukkan suatu buku, buku mengenai shalawat, beserta makna dan waktu kapan shalawat itu bisa di andalkan. Salah satunya dapat di baca ketika terdapat musibah, berharap ada keajaiban dari Tuhan.

Maksudnya begini, pasti kamu sering mendengar misalnya, baca ayat kursi 3x, baca Alfatihah 100x, baca Annas 100x. begitulah maksudnya.

Melihat aku yang terus - terusan mengucapkan shalawat tersebut, sang ibu memanggil aku untuk membaca buku mengenai shalawat nariyyah ini.

Tapi disaat ini, aku tidak tahu dimana keberadaan buku tersebut, padahal ingin sekali aku berbagi tentang apa yang aku baca dari buku itu.

Sebelum aku bercerita betapa dahsyatnya shalawat nariyyah ini, aku ingin sharing bagaimana bacaan beserta arti dari shalawat nariyyah.

Sholawat Munfarijah / Nariyyah

Shalawat Munfarijah yang sudah kita kenal dan kita dengar memiliki beberapa fadhilah, diantaranya
  • Dibebaskan dari kesempitan dan belenggu kehidupan.
  • Dikurangi atau dihilangkan segala kesusahan.
  • Dipenuhi kebutuhan dan keinginan.
  • Diberi kehidupan yang berakhir dengan baik.
  • Diturunkan hujan.

اَللّٰهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَــمَّدِ  ࣙالَّذِيْ تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضٰى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلىٰ اٰلِهِ وِصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَ نَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

Allahumma shalli shalaatan kaalimatan wa sallim salaaman taamman 'alaa sayyidinaa muhammadinil ladzii tanhallu bihil 'uqadu wa tanfariju bihil kurabu wa tuqdhaa bihil hawaa-iju wa tunaalu bihir raghaa-ibu wa husnul khawaatimi wa yustasqal ghamaamu biwajhihil kariimu wa 'alaa aalihii wa shahbihii fii kulli lamhatiw wa nafasin bi 'adadi kulli ma'luumin laka.

Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan keselamatan yang sempurna kepada junjungan kamu, Muhammad, pada setiap pandangan mata dan hembusan nafas makhluk engkau sebanyak bilangan dalam pengetahuan engkau. Karena kekuasaan Engkau-lah terlepas belenggu kesempitan kehidupan, hilang kesusahan, terpenuhi berbagai kebutuhan, terjangkau segala yang diinginkan, tercapai akhir kehidupan yang baik, serta turun hujan dari awan. Juga shalwat kepada keluarga dan sahabatnya.

The Moment of Shalawat Nariyyah

Aku ingat betul kejadian pada tahun 2017 lalu, dimana aku masih ngekost di perantauan. Tanpa disangka, kejadian yang sama sekali tidak diinginkan anak kost ternyata terjadi kepada ku.

Aku kemalingan dan banyak sekali kehilangan barang berharga, termasuk kunci sepeda motor, stnk, ktp ku beserta ayah ibu, surat - surat penting lainnya, barang berharga seperti laptop, hp dan lainnya. Dapat dikatakan hampir 70% barang berharga hilang di ambil maling.

Sekitar jam 4 subuh aku tersadar, jangan ditanya reaksi ku, aku langsung mengetuk pintu abang kos yang kebetulan beliau adalah pemilik kost. Karena tidak sanggup lagi, akhirnya aku lemas, kaki bergetar tak sanggup berdiri dan tangis ku pecah.

Sejujurnya, dapat dikatakan mulai dari situ aku trauma banget sama orang, termasuk kost yang memiliki jendela.

Situasi tentu saja tidak lagi kondusif, abang kos sudah keliling mencari namun tak kunjung menemukan jejak apapun, tidak lama kemudian abang kandung ku datang ke kos dengan membawa dua orang polisi untuk langsung memproses kejadian ini.

Abang kandung ku sembari menenangkan aku, aku hanya duduk sambil membaca shalawat. Iya, apalagi kalau bukan shalawat nariyah. Selain pada saat itu shalawat ini yang sering aku dengarkan, shalawat ini pula yang aku ingat di buku yang mamak kasih ke aku.

Seingat aku, keterangan pada buku itu kurang lebih untuk membaca shalawat nariyyah sebanyak 21x jika mengalami barang hilang atau kemalingan.

Maaf jika keliru, karena kebetulan bukunya sudah entah dimana dan akan aku cari lagi, dan akan aku tulis beserta maknanya di blog ini. Untuk saat ini biarkan aku menuliskan yang ingin aku sampaikan terlebih dulu, untuk lebih lengkapnya mengenai shalawat nariyyah secara lengkap akan aku susul.

Saat membaca shalawat tersebut, aku tidak membayangkan apapun, cuma teringat sama orang tua dan pasrah sama Allah. Aku juga sempat lupa bahwa aku menyebutkan "Ya Allah, jika tidak semua barang aku kembali, tidak apa. Setidaknya ada salah satu barang yang aku miliki kembali".

Aku terus membaca shalawat nariyyah mungkin lebih dari 100x pada saat itu.

Di pagi harinya, sekitar jam 10 pagi aku tidak menyangka beberapa dari teman kuliah ku, ada arfan, feri dan dedi ikut datang ke kos sekaligus support aku biar tidak down. Mereka juga termasuk ikut mencari barang - barang ku yang di ambil maling, rela keliling dari ujung hingga ujung di area kost.

Setelahnya ternyata kedua orang tuaku datang, kembali menenangkan asal aku tidak kenapa - kenapa dan dalam kondisi baik.

Singkat cerita, dalam beberapa minggu Allah ternyata mendengarkan doa ku dan sejak saat itu aku jadi percaya kedahsyatan shalawat ini.

Tidak semua barang, tak apa, setidaknya salah satu barang berharga bertemu dan kembali padaku.

Ada banyak hal kedahsyatan dari shalawat nariyyah ini yang tidak bisa aku ceritakan. Tapi dari pengalaman ini dan kekuatan shalawat nariyyah membuat aku sangat begitu terharu.

Dalam kondisi yang penuh kekhawatiran, ingatanku hanya kepada Tuhan dan entah kenapa aku langsung teringat dengan makna dari Shalawat Nariyyah itu.

Sebetulnya, masih ada kejadian lain tapi cerita di atas tidak akan bisa aku lupakan dan aku menganggap sebagai kekuatan dari sholawat Nariyyah.

Dan mengapa aku menganggap kejadian ini sebab kekuatan dari shalawat nariyyah tersebut. yang aku ingat, seorang temanku pernah mengatakan seperti ini "Put, amalan apa yang kamu terapkan kok bisa laptopmu balik? kasih tau napa

1 comment for "The Power Of Shalawat Nariyyah"

Comment Author Avatar
Merinding bacanya aku gak bisa bayangin sih kalau diposisi aku kayak gimana, panik sih pasti yaa, memang dengan selalu sholawatan insyaallah apa yang kita panjatkan akan terkabulkan ya kan. Terima kasih atas sharingnya ya putri :)