Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Berkunjung ke Masjid Islamic Centre Pasir Pangaraian Rokan Hulu - Masjid Terbaik di Riau

Masjid Islamic Centre
Masjid Islamic Centre

Berkunjung ke Masjid Islamic Centre Pasir Pangaraian Rokan Hulu, adalah perjalanan pertama kali yang paling jauh dan banyak mendapatkan ilmu - ilmunya.

Simak cerita pengalaman berkunjung ke Masjid Islamic Centre. Masjid ini sering disebut dengan Masjid Agung Madani Pasir Pangaraian, Rokan Hulu. Sebagai Masjid terbaik di Riau.

Berbagi cerita perjalanan versi ku tentunya mengabadikan lewat tulisan, ini adalah caraku menyimpan memori sebagai bahan dokumentasi.

Mungkin aku tidak terlalu suka merekam video, lebih tepatnya hingga sekarang aku tidak sepercaya diri itu di depan kamera.

Syukurnya sebuah platform yang bisa bercerita lewat kata ini, dapat menampung semua perjalanan yang pernah di lalui.

Ini adalah jalan - jalan terjauh, yang pertama kali aku jalani. Kecuali pergi ke Aceh ya, karena Aceh kan kampung sendiri. Dan tiap tahun selalu pulang.

Oh iya, jika kalian berkenan membaca artikel ku pada saat di Aceh bisa banget untuk membaca artikel di bawah ini :

Oke, lanjut!

Perjalanan kali ini "katanya" terdapat pada provinsi Riau. Ini lah alasan mengapa aku menyebut perjalanan terjauh.

Tentu saja, aku tidak pergi seorang diri. Terlebih lagi aku adalah seorang perempuan. Yang tidak begitu mudah di lepas oleh orang tua ku.

Sebetulnya, kami pergi berombongan dengan pengajian ayah. Dengan menyewa satu bus besar.

Lebih tepatnya kami mengunjungi Masjid Agung Islamic Centre Rokan Hulu, Riau.

Lokasi Masjid Agung Islamic Centre Rokan Hulu, Riau

Lokasi Masjid Agung Islamic Centre berada di Jl. Tuanku Tambusai KM.4, Pematang Berangan, Kec. Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Riau 28558.



Cuplikan Sejarah Masjid Islamic Centre

Pembangunan Masjid Islamic Centre di mulai pada tahun 2008 di resmikan pada hari Jumat di tanggal 25 sya'ban 1931 Hijriah, bertepatan pada 6 agustus 2010 oleh bupati Rokan Hulu Bapak H. Ahmad. Selanjutnya Masjid ini mengalami removasi kembali, dan mulai di resmikan ulang pada tahun 2015.

Pembangun di gagas oleh bupati Bapak H. Ahmad sehingga kini menjadi salah satu ikon Rokan Hulu. 

Berdiri di lahan dengan luas sekitar 22 hektar. Masjid ini tidak pernah sepi pengunjung. Selalu saja ramai di datangi oleh para santri, warga setempat dan juga pengunjung luar daerah.

Di Masjid ini juga terdapat sarana pendukung seperti bisnis centre maupun tempat olah raga.

Masjid ini dapat menampung dengan kapasitas 15.000 hingga 20.000 jamaah.

Bangunan Masjid ini sangat kental dengan simbol dan desain ke-islam-an. Bahkan pada lampu gantung utamanya terdapat lampu seberat 2 ton.

Ada lambang enam busur panah sayyidina ali bin abi thalib dan delapan tombak abu bakar as-siddiq. Kubah besar Masjid memiliki diameter 25 meter, di hiasi juga dengan kaligrafi asmaul husna maupun ayat - ayat suci Al-quran.

Pelantunan Ayat suci, muadzan, muadzin semua di lakukan secara live, jadi bukan player dari kaset dvd ataupun youtube.

Memiliki empat menara disetiap sudutnya dengan ketinggian 66.66 meter. Dan memiliki satu menara yang sangat populer, yang dapat di naiki pengunjung dengan ketinggian 99 meter.

Masjid Agung Madani Rokan Hulu menjadi salah satu Masjid terbaik di tahun 2015.

1. Pengurus yang ramah

Poin pertama yang ingin saya tuliskan adalah Pengurus yang ramah. Semua pengurus di sini asli! Ramah banget semuanya plus bertanggung jawab juga.

Cukup kaget, seperti cerita aku yang di atas, yang di awalnya kami mengira kami akan terdampar ternyata tidak ya.

Kami semua di sambut dengan ramah, layaknya tamu adalah raja.

Mereka menjelaskan dari satu sisi ke sisi lainnya.

2. Bioskop

Di Masjid Islamic Centre juga terdapat bioskop loh. Eits, tapi yang terputar adalah film khusus ya. Tentu saja isi dari film nya mengenai Masjid Islamic Centre ini.

Dimulai dari pembangunan, luas tanah, hingga masjid ini selesai, semua di perlihatkan pada sebuah film, Bak layaknya menonton di bioskop.

3. Museum

Ada yang menarik di Masjid Islamic Centre, yaitu Museum. saya menyebutnya dengan museum. Karena banyak sekali yang di abadikan disini.

Semuanya cukup tertata dengan rapi

4. Kamar Mandi yang Luas dan Banyak

Dari yang aku lihat, sebetulnya kamar mandi ini cukup luas dan banyak. Hanya saja jika sudah banyak pengunjung yang datang dari berbagai daerah. Tetap saja kita bakal ngantri.

Terlebih lagi, beberapa kamar mandi mengalami kerusakan. Mungkin ini bisa di perhatikan agar segera di perbaiki.

5. Menara Masjid

Salah satu icon yang menjadi daya tarik pengunjung adalah Menara tertinggi yang terdapat pada Masjid Agung Islamic Centre.

Di atas menara kita dapat menikmati pemandangan yang indah, luasnya Provinsi Riau dan Hijaunya pepohonan sawit sekitar, dari kejauhan, tampak pula pegunungan bak layaknya ilustrasi. Pemandangan yang sangat tidak bisa kita lihat, akan tampak megah disini.

Untuk pengunjung yang ingin naik ke Menara ini semuanya di batasi dan di dampingi oleh pengurus masjid.

Jadi, dapat di pastikan kalau di atas kita tidak akan merasakan keramaian atau kerumunan orang yang berdesak - desakan.

Cerita ku Mengunjungi Masjid Agung Islamic Centre

Mungkin cerita ini akan panjang, aku ingin mengemas tulisan ini serapi mungkin. Walau belum tentu bagi pembaca ini begitu rapi. Dan belum tentu pula akan rapi dengan sempurna, itu adalah mustahil. Yang terpenting, tetaplah menulis dan jangan berhenti.

Saat pertama kali kami tiba di Masjid Islamic Centre kami mengucapkan rasa syukur yang tiada henti. Karena perjalanan begitu jauh, dan kini akhirnya sampai juga.

Kami tiba mungkin sekitar jam 7 pagi. Satu persatu kami mulai turun dari bus. Ada yang ingin menuju kamar mandi, ada yang ingin sarapan. Tetapi tidak boleh berpencar.

Akhirnya kami semua berkumpul pada satu titik. Memutuskan untuk istirahat sebentar duduk mengistirahatkan kaki di teras samping masjid.

Mungkin, ada yang saking laper banget akhirnya memutuskan untuk mengeluarkan nasi.

Disini aku sempat memiliki keraguan. Karena masjid ini tertata rapi dan bersih. Bagaimana jika ternyata kami tidak di ijinkan sarapan di teras ini, hanya karena takut kotor.

Mau sarapan di halaman dengan luasnya rumput, sayangnya kami tidak satu orang pun membawa tikar.

Jika di ingat kembali, rasanya... kini kami semua persis seperti orang yang kebingungan.

Kami tetap memilih untuk duduk di teras samping masjid. Hingga, salah satu pengurus masjid menghampiri kami. Menyambut dengan ramah.

Ini, di luar ekpektasi kepala.

Kami di sambut ramah dengan pengurus Masjid Islamic centre. Bahkan kami di berikan suatu tempat seperti lorong, yang sepi pengunjung. Agar dapat sarapan disitu.

Pengurus juga menjelaskan, setelah sarapan boleh ke kamar mandi, yang berada di bawah. Selain itu, pengurus juga mengatakan bahwa pada pukul 09.00 untuk mulai berkumpul di dalam masjid, karena akan ada tausiyah atau arahan dari imam masjid.

Maaf, ini aku sedikit lupa, antara imam, ulama atau pengurus masjid. Tetapi seputaran itu.

Disini, aku mendapatkan ilmu dan pengetahuan baru.

Masjid Islamic Centre ini dikenal bukan hanya karena nama atau masjidnya yang di desain dengan megah dan mewah saja. Tetapi, orang - orang yang turut serta mengembangkan dan menjaga Masjid Islamic Centre ini juga sangat baik.

Yang ada dalam ekspektasi, kami akan terdampar di masjid ini. Tapi realita yang di dapat berbanding terbalik 360°.

Semua pengurus disini supel banget dan bertanggung jawab. Kita akan di ajak berkeliling ke setiap sudut masjid. Bahkan kita juga akan di antarkan ke menara tertinggi di Masjid ini.

Oh iya, yang bikin terkenal di masjid Islamic centre ini salah satunya Menara dengan ketinggian 99 meter.

Saat mengunjungi menara, kita akan menaiki sebuah lift, di batasi dan selalu di awasi oleh pengurus Masjid.

Jadi, misalnya satu pengurus membawa delapan orang, lalu membawa delapan orang tersebut ke atas menara sambil melihat luasnya Provinsi Riau, dan menatap megahya Masjid Agung Islamic Centre, pengurus juga akan menjelaskan setiap sudut masjid.

Jujur, aku kagum banget ketika mengunjungi Masjid Agung Madani ini, bukan hanya Masjid yang di desain dengan megah dan mewah. Hanya dilakukan sholat lima waktu saja.

Tetapi juga menjaga dan melestarikan salah satu icon Riau ini.

Kayanya, kalau hanya sekali mengunjungi bakal rindu, merasa kurang puas, penginnya kembali lagi kemari. Aku membayangkan, jika Masjid ini saja bisa membuat kenyamanan di hati, bagaimana ketika mengunjungi Makkah dan Madinah?

Semoga aku di beri kesempatan untuk mengunjungi Masjid - masjid lainnya, dan bisa menceritakan lewat tulisan.

Post a Comment for "Berkunjung ke Masjid Islamic Centre Pasir Pangaraian Rokan Hulu - Masjid Terbaik di Riau"