Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Panduan Cara Buat Jurnal Hingga Terbit


Haii Kerabat Ketela, saya tertarik ingin membagikan
 pengalaman tentang cara upload jurnal sampai terbit. Sebab, kini Jurnal menjadi salah satu persyaratan lulus atau pun syarat agar bisa dapat menerima Ijazah. Apakah di kampus kalian sama, wajib menerbitkan jurnal sebagai syarat pengambilan ijazah?

Banyak mahasiswa yang menunda pembuatan jurnal karena tidak mengerti, tidak paham, dan yang terakhir adalah malas. Karena tidak semua kampus membahas, mempelajari atau setidaknya mengetahui bagaimana cara pembuatan jurnal dan bagaimana caranya untuk menerbitkan jurnal, baik itu di kampus lain maupun di kampus sendiri, nasional maupun internasional.

Saya sendiri mempunyai cerita karena sempat menunda pengambilan Ijazah, sebab rasanya terlalu sulit membuat jurnal. Hanya mendengarkan cerita, belum mencoba tapi udah ngeluh sulit, jangan di tiru ya.

Perlu 9 (sembilan) bulan mengumpulkan niat untuk membuat jurnal itu sendiri. Karena pada dasarnya menganggap bahwa dalam pembuatan jurnal tersebut sangat begitu rumit sekali.

Padahal, setelah membuat satu jurnal, malah jadi ketagihan untuk membuat dan ingin menerbitkan jurnal lagi. Saya alumni dari Kampus UIN Sumatera Utara, namun jurnal saya terbit di kampus Univrsitas Malikussaleh. Panduan yang akan saya berikan sesuai dengan pengalaman saya yang menerbitkan di Universitas Malikussaleh.

Untuk yang masih bingung, dan belum paham, cara membuat jurnal hingga terbit, berikut ulasannya:

Cara Terbitkan Jurnal :


1. Bahan Jurnal

Bahan jurnal? apa sih itu bahan jurnal? bahan jurnal bisa diartikan sebagai isi dari jurnal tersebut. Biasanya bahan jurnal tak jauh dari isi skrispsi. Yang meliputi seperti abstrac, pendahuluan, pembahasan, teori, hingga kesimpulan dan saran. Tetapi tidak serta merta harus kita copy paste dari isi skripsi secara utuh ya.

2. Referensi Kampus

Yapp benar, referensi kampus menjadi pedoman utama dalam penerbitan jurnal. Tentunya akan kita lempar kemana jurnal yang ingin kita buat. Kata "lempar" bukan berarti membuang atau mencampakkan. Melainkan, kata lempar yang dimaksud adalah mengirim atau tujuan pengiriman jurnal. Setiap kampus memiliki jadwal terbitnya sendiri, berbeda dan tidak sama.

Biasanya kampus akan membuka jadwal penerbitan jurnal dalam setahun akan dibuka sebanyak 2 kali bahkan hingga 3 kali dalam setahun. Tapi jangan menjadikannya sebuah patokan, melainkan pada suatu universitas ada yang disetiap prodi-nya berbeda jadwal terbit. Misalnya saja fakultas ilmu sosial dan ilmu politik di kampus A, tiap tahun membuka jadwal terbit setahun dua kali pada bulan Januari dan Agustus. Sedangkan Fakultas Psikologi membuka jadwal terbit jurnal setahun dua kali pada bulan maret dan september. Begitupun seterusnya, bisa jadi universitas menjadi patokan atau tiap fakultas yang akan menjadi patokan.

Anda bisa mencari di google  dengan pencarian seperti contoh "Jurnal Komunikasi UIN Sumatera Utara" atau "Jurnal Ilmu Komunikasi Universitas Malikkussaleh" maka kalian akan dituju kepada websitenya mereka, yang harus anda pahami disetiap pedoman dan isinya. Jangan asal - asalan dan budayakan membaca.

Disetiap universitas ada yang sudah terakreditasi SINTA dan ada juga yang belum, maka carilah sesuai dengan kebutuhan yang kamu cari.

3. Sesuaikan Template

Banyak nih yang belum paham. Jadi, jika kedua diatas sudah kita persiapkan terlebih dahulu. Maka anda harus mencari template sesuai dengan fakultas atau prodi anda sendiri. Template ini sangat berguna dan menjadi salah satu persyaratan agar sesuai panduan terbit.

Dari tiap universitas berbeda template ya. Namun, jika anda sudah menemukan template yang sesuai maka bahan skripsi pada poin ke satu diatas bisa anda sesuaikan dengan template tersebut.

Bagimana cara mendapatkan template?

Template telah disediakan pada website dari universitas atau kampus yang kita cari.

Apakah berbayar untuk mendapatkan template?

Menurut saya tidak, kita cuma harus mendownload pada website mereka

pastikan anda juga sudah mengikuti panduan yang telah disediakan oleh kampus tersebut, untuk memastikan bahwa agar jurnal anda memang pantas diterima.

4. Login - Register

Jika kamu sudah yakin dan mengikuti panduan dari kampus yang ingin kamu ajukan silakan login ke website kampus yang kamu tuju. Jika ragu, coba untuk mengecek ulang kembali.

Biasanya dalam tiap kampus ada panduan untuk upload jurnal, kita hanya akan mengikuti petunjuk dari panduan tersebut.


Setelah login, pada bagian submenu tertera register. Register  tersebut harus di isi, yang melliputi Username, Password, Repeat password, Validation, Salutation, First Name, Middle Name, Last Name, Initials, Gender, Affiliation, Signature, Email, Confirm email, ORCID iD, URL, Phone, fax, Mailing Adress, Country, Bio Statement, Confirmation, Working languages, Register as.

Jika sudah selesai di isi, maka lanjut klik register, maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini.


5. Buat Pengajuan Baru


Pada gambar di atas kamu dapat membuat pengajuan baru dengan cara me-klik. Selanjutnya, maka akan muncul tampilan seperti di bawah


Pada pengajuan naskah atau kirim artikel anda akna melalui 5 tahapan, yakni mengisi syarat pengajuan, unggah kiriman file, memasukkan metadata, unggah file tambahan dan terakhir adalah konfirmasi. Maka jurnal yang kamu kirimkan, sudah selesai dan akan memasuki tahap review dari penerbit.

Selanjutnya anda akan mendapatkan email konfirmasi. Untuk memastikan jurnal tersebut terbit atau tidaknya, pihak kampus akan memberi konfirmasi melalui email apakah jurnal anda layak terbit atau harus ada yang diperbaiki lagi.



TERIMA JASA PEMBUATAN JURNAL

Informasi bagi teman - teman yang membutuhkan jasa kepenulisan dalam pembuatan jurnal, bisa menghubungi saya.

1 comment for "Panduan Cara Buat Jurnal Hingga Terbit "